oleh

Melakukan Perlawanan Saat Diamankan,Team Buser Polsek Sawah Besar Terpaksa Lumpuhkan Pelaku Pemerasan

LeaderBoard_700x120

Jakarta , Detikfakta.id, – – Team Buser Polsek Sawah Besar terpaksa melakukan tindakan tegas,kali ini tindakan tegas tersebut diarahkan kepada pelaku perampasan yang mencoba melawan saat ingin diamankan.

Hal demikian terjadi pada hari Jum’at tanggan 6 Juli 2018 Sekira pukul:01:30 Wib ,tepatnya di Jalan Karang Anyar Raya,Kelurahan Karang Anyar , Kecamatan Karang Anyar Kecamatan Sawah Besar ,kali ini korbannya seorang remaja Rivki berusia (14) yang tengah duduk bersama dengan para saksi yakni Ridwan (17) ,Rendi (14) dan Saeful (16) di Halte Busway Masjid Istiqlal Jakarta Pusat.

Kejadian tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Sawah Besar Kompol Mirzal, yang mana pelaku melakukan modus dengan menuduh korban sebagai pelaku yang malakukan penusukan terhadap teman pelaku.

“Awalnya tersangka MS (24) dan ERN (DPO) yang datang dengan menggunakan sepeda motor matic, langsung mendekati korban dan menuduh korban sebagai orang yang telah menusuk temannya kemudian mengambil Barang berharga korban dengan cara memaksa dan memukul korbannya”ungkapnya

Lanjut Kapolsek , “kemudian para pelaku meminta korban untuk mengeluarkan Handphonenya untuk diperiksa, selanjutnya saksi Rendi dan saksi Saiful mengeluarkan HP nya lalu dimasukan oleh Korban ke dalam tas selempang miliknya, kemudian tersangka membawa Korban Rivki berikut dengan tas selempang miliknya tersebut dengan dalih untuk diperlihatkan kepada kawan tersangka yang terkena tusukan, setelah korban dibawa untuk keliling, akhirnya korban Diturunkan di Jalan Karang Anyar lalu secara spontan tersangka merampas tas dari tangan korban Rivki, korban sempat berteriak meminta tolong dan memberi perlawanan dengan cara menarik kunci motornya, namun Para Pelaku langsung memukuli korban dan kabur membawa barang milik korban” paparnya.

“atas adanya informasi kejadian tersebut, Team Buser Unit Reskrim Polsek Sawah Besar langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan tertangkap didaerah jalan Rajawali, kelurahan Gunung Sahari Utara, kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat namun Saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku an. (MS) melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilakukan Tindakan Tegas Terukur dengan cara dilumpuhkan dengan Timah panas dan mengenai kakinya,sedangkan pelaku an. (ERN) yang kini tengah menjadi buruan Kepolisian (DPO) berhasil melarikan diri” tandasnya.

Kerugian korban yakni: 1 (satu) unit Handphone merk vivo Y53 warna gold, 1 (satu) unit Handphone merk Xiaomi Redmi Note 3 warna gold dan Barang bukti r1 (satu) unit sepeda motor Yamaha Mio warna Hitam, Total kerugian sekitar 9 (sembilan) juta rupiah.

Kini pelaku harus mempertanggung jawabkan perbuatannya,dan pelaku dikenakan pasal 365 jo 363 KUHP dengan melakukan tindak pidana pencurian dan pemberatan (Modus Rampas Hp Korban).

(Rizky)

LeaderBoard_700x120
Loading...

Baca Juga