oleh

Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Rencana Perlindungan Dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Nasional (RPPEGN)

LeaderBoard_700x120

Jakarta – Indonesia memiliki lahan gambut yang sangat luas,terluas ke 4 di dunia setelah Kanada,Rusia dan Amerika Serikat. Ekosistem Gambut mampu menghasilkan aneka rupa produk pangan, papan, obat-obatan dan lain sebagainya.

Dalam bentuk jasa lingkungan, Ekosistem Gambut mampu mengatur tata air dan penyeimbang iklim (penyimpan karbon). Indonesia menyimpan cadangan karbon gambut mencapai 46 giga ton, atau sekitar 8-14% dari karbon yang terdapat dalam gambut dunia.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut.

Rencana Perlindungan dan Pengelolaan tertulis yang memuat potensi, masalah ekosistem gambut, serta upaya Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) yang merupakan amanat dari Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut (RPPEG) juga menjadi sebuah upaya corrective action dalam pengelolaan ekosistem gambut. Hal ini mengingat Indonesia pernah besar pada tahun 2015 lalu yang mencapai 2,6 juta hektar. Melalui RPEG ini diharapkan mampu meningkatkan pencegahan kerusakan ekosistem gambut melalui tata kelola ekosistem gambut yang baik.

RPEG mengarahkan agar perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut dilakukan secara terencana, sistematis, harmonis, sinergis dan terintegrasi dengan berbagai perencanaan pembangunan lainnya, seperti Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Kehutanan Tingkat Nasional (RKTN), dan rencana strategis atau sektoral lainnya, baik di level pusat maupun daerah.

Dalam rangka penyusunan Rancangan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Nasional (RPPEGN) dan untuk menjaring masukkan, serta mempercepat penyusunan rancangan tersebut, maka Direktorat Jendral Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan menyelenggarakan “Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Gambut Nasional (RPPEGN)”.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan memanfaatkan momentum dalam rangkaian acara Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia Di Jakarta pada hari tanggal 19-21 Juli 2018. (Eva Andryani)

LeaderBoard_700x120
Loading...

Baca Juga