oleh

Eksekusi Mobil di Pos Lantas Banyuwangi, PT. MTF Enggan Bicara

BANYUWANGI, — Detikfakta.id — Beberapa waktu yang lalu, Banyuwangi sempat dibuat heboh oleh vidio penarikan mobil di pos lantas karangente Banyuwangi yang dilakukan oleh Debt Collektor dari PT. Mandiri Tunas Finance.

Dalam proses eksekusi mobil tersebut dapat dilihat dividio yang beredar, ada campur tangan oknum kepolisian dari Polres Banyuwangi.

Hal ini diperjelas oleh keterangan dari Nurul Cholifah selaku korban pemilik mobil dan juga konsumen dari PT.Mandiri Tunas Finance.

“Saya itu niat baik untuk membayar ketelatan angsuran saya yang sudah memasuki ke 3 angsuran, tapi saya minta waktu 1 minggu lagi baru ada uang”.ungkap nurul.

Nurul juga menambahkan, “Tapi pendapat saya ini ditolak oleh Bambang oknum kepolisian, dan Toni dari pihak mandiri pun tidak dapat menunjukan fidusia yang asli kepada saya”.terang nurul sedikit takut.

Dari pihak PT. Mandiri Tunas Finance sendiri setelah didatangi dikantornya, pihak manager atau perwakilan tidak ada ditempat dan pegawai teller menyarankan untuk ke PT. Mandiri Tunas Finance yang ada di Jember.

“Anda langsung ke Jember aja mas, soalnya bukan kita yang menangani hal itu”.ungkap pegawai PT. MTF yang tidak mau disebut namanya.

Dan setelah dihubungi melalui telepon selular dan WhatsApp pihak PT. Mandiri Tunas Finance Jember juga tidak ada jawaban.

Hal tersebut juga membuat pihak Polres Banyuwangi belum memberikan keterangannya sampai dengan saat ini. Kapolres Banyuwangi, AKBP Dony Adityawarman dikonfirmasi oleh awak media melalui telepon selular dan juga WhatsApp pribadinya juga belum merespon.

Sampai berita ini dipublikasikan belum juga ada respon dan jawaban dari pihak Polres Banyuwangi.(Edis).

Loading...

Baca Juga