oleh

Diduga Ada Pungli Kegiatan HUT. Kemerdekaan, Wali Murid Merasa Keberatan.

 

Banyuwangi, detikfakta.id – Menyambut hari kemerdekaan republik Indonesia banyak rakyat Indonesia ber gembira ria dari berbagai elemen masyarakat intansi negara bahkan dunia pendidikan pun juga melakukan kegiatan agustusan, namun di sayangkan bila di hari kemerdekaan ini adanya dugaan pungli di sekolah menengah pertama(SMP) di Jl. Gatot Subroto, Ketapang ,kecamatan kalipuro, Banyuwangi, yang di Lakukan oknum pihakĀ  sekolah Kamis(09/08/2018)

Adanya kegiatan permohonan bantuan yang dilakukan oleh pihak Sekolah di Kecamatan Kalipuro, membuat Orang tua/wali murid merasa keberatan.

Salah satu Orang tua wali murid yang enggan di sebutkan namanya menceritakan kepada awak media
“Sebenarnya kami merasa keberatan mas, dengan di mintai iuran Rp.50.000 ribu untuk kegiatan agustusan belum lagi iuran yang lain, namun juga banyak orang tua/wali murid yang tidak mampu, seharusnya itu menjadi pertimbangan pihak sekolah” keluhnya.

Baca Juga :  Dinas Sosial DKI Gelar Pembinaan Mental Spritual bagi PJLP

Tak hanya untuk bantuan uang agustusan saja mereka (walimurid) juga di mintai iuran kurban atau idul adha dan iuran praktek komputer perbulan dari keseluruhan siwa.

“Asal Pean tahu mas, selain iuran untuk agustusan, kita juga di mintain iuran kurban dengan nilai yang sama. Belum lagi iuran praktek komputer perbulan, yang nilainya hampir sama hanya selisi sedikit.
Itu yang membuat saya keberatan mas.” keluhnya dengan nada sedih kecewa saat menyampaikan kepada detikfakta.id

“Apalagi belum juga buat kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan anak-anak saya yang lainnya dan ini seharusnya bisa menjadi bahan pertimbangan dari pihak sekolah”. Pungkas Harapannya dengan nada berharap.

Saat berita ini di terbitkan belum ada pihak sekolah yang bisa di konfirmasi. (edis)

Loading...

Baca Juga