oleh

Awak Bus Menurunkan Penumpang di Tol KM 25 Bitung Atas, Penumpang Nekat Panjat Pagar

Banten, Detikfakta.id — Ruas Tol Bitung Atas tepatnya di KM 25, Tangerang perlu adanya Pos pemantau oleh pihak pengelola jalan Tol.

Bahwasanya sering terlihat awak Bus Akap menurunkan penumpangnya diruas Tol Bitung Atas diwaktu pagi dan menjelang sore hari. Sehingga mengganggu dan membahayakan pengendara lain dijalan, Jalan Tol yang seharusnya bebas hambatan malah terhambat gara-gara adanya penurunan penumpang yang tidak pada tempatnya tersebut.

Pihak pengelola jalan Tol Bitung Atas, Tangerang seharusnya mengetahui para awak Bus Akap ini menurunkan penumpangnya yang bukan pada tempatnya. Menjadi kurang nyaman dan rawan kecelakaan bagi pengendara lain, seharusnya ada patroli yang mengawasi terhadap awak Bus Akap yang nakal seperti ini.

Baca Juga :  Anggota TNl AU di Medan Disekap dan Dipukuli Oleh Dua Orang Yang Diduga Etnis Tionghoa

Mereka yang turun kebanyakan adalah para penumpang yang bekerja di pabrik sekitar Bitung, Tangerang. Akibat turun di Tol membuat penumpang bus akhirnya nekat memanjat pagar pembatas yang di buat oleh pihak pengelola jalan Tol ruas Bitung, Tangerang.

Penumpang Bus yang memang bekerja dikawasan Bitung Atas yang memang sudah terbiasa turun diruas Tol KM 25 tersebut kewalahan karna tangga penghubung keluar Tol di buang oleh pihak Pengamanan atau Pengelola jalan Tol, sehingga mereka nekat memanjat pagar pembatas agar bisa keluar dari Tol karena memang dari Tol Bitung lah akses mereka bisa cepet ketempat pekerjaan meraka.

“Ya kita memang sudah biasa Bang lewat sini warga sekitar yang buat tangga untuk bisa keluar Tol namun sekarang tangganya ngak ada, mungkin di buang pak satpam soalnya biasa aman kok,” kata salah seorang penumpang yang tidak mau di sebutkan nama nya.

Baca Juga :  Emak - Emak Persembahkan PEPES Banyuwangi Untuk Prabowo Sandi

Memang sesuai Undang-Undang nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan, terdapat larangan untuk menaikan dan menurunkan penumpang di bahu jalan Tol dan melarang orang memasuki jalan Tol, kecuali petugas.

Dalam hal ini tentunya menjadi kesadaran bagi awak Bus Akap maupun masyrakat agar keselamatan dapat tercipta bagi pengguna jalan serta hak pengedara di Jalur Bebas Hambatan (Tol) dikarenakan penggunan jalan Tol dikenakan retribusi.(Iwan)

Loading...

Baca Juga