oleh

Bulan Asyura Adalah Bulan Yang Baik Untuk Menyantuni Anak Yatim-Piatu

LeaderBoard_700x120

Jakarta, Fokusberita.id — Perihal menyantuni anak yatim-piatu merupakan kegiatan yang mulia, sesuai Sabda Rasulullah bahwa di bulan Asyura ini adalah bulan yang baik untuk memberikan santunan anak Yatim ataupun Piatu.

Adalah Minca tokoh masyarakat Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1440 Hijriah/2018 Masehi, Minca biasa disapa memberikan santunan kepada 60 anak yatim-piatu diwilayah Angke, Tambora, Kamis (20/09/2018) sore.

Santunan kepada 50 anak yatim-piatu tersebut diselenggarakan di halaman pelataran Pos Giro Jalan Angke Jaya RT.07/RW.03 Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat.

Turut hadir dalam acara tersebut Binmas Kelurahan Angke AIPTU Cecep Supriyadi, Ustadz Jajuli, H. Sutiar, H. Kemon, serta perwakilan RW.01 Saiful Bahri, Bapak Uki (Guru ttkdh), dan Habib Jouf Basyib, beserta jajaran pengurus RW.06.

“Jam 19.00 Wib sampai dengan pukul 21.00 Wib, jangan bermain di luar dan pergunakan waktu secara maksimal. Difokuskan untuk ade-ade gunakan waktu belajarnya secara maksimal,” himbaun AIPTU Cecep Supriyadi kepada anak yatim-piatu diwilayah Angke.

Tambah Cecep,” hati-hati dengan ajakan atau mempengaruhi kepada ade-ade, karena banyak anak-anak dimanfaatkan oleh para bandar narkoba untuk mengedarkan/memperalat ade-ade,” ujarnya.

Minca dalam kesempatannya mengatakan,” Alhamdulillah, saya tidak lupa bukan untuk kepentingan saya akan tetapi ini kepentingan Umat Islam karena ingin mendekatkan anak-anak kepada orang tuanya dan bukan maksud apa-apa karena ini semua karena Allah SWT,” dalam sambutannya.

Lanjut Minca,” saya hanya ingin meminta doanya kepada ade-ade, agar saya diberikan kesehatan dan kesabaran dalam berjuang bersama-sama ade-ade di jalan Allah SWT,” pungkasnya.

Kegiatan acara santunan anak yatim-piatu ditutup dengan tausiyah dari Ustadz Jajuli,” Barang siapa yang peduli dengan anak yatim-piatu, Allah akan ganti ribuan kebaikan kepada Saudara Minca,” sepenggal isi tausyiah Ustadz Jajuli.(Dadang/Noval).

LeaderBoard_700x120
Loading...

Baca Juga