oleh

Diduga Terjadi Malpraktek, Seorang Pasien Menderita Pembengkakan di Mukanya

LeaderBoard_700x120

DETIKFAKTA  – Diduga akibat salah tindakan atau malpraktek dalam penangan medis. Seorang pasien Puskesmas kecamatan Singotrunan Kabupaten Banyuwangi. Yang menderita pembengkakan di mukanya bertambah parah. 

Pasien yang berinisial (H), Awalnya menderita deman. Namun setelah mengkomsumsi obat yang diberikan dari Puskesmas tersebut. Bukannya membaik tapi justru terjadi pembengkakan disekujur badan dan terutama di wajah pasien menjadi bintik – bintik air dan nanah. Sehingga (H) terpaksa harus dilarikan ke UGD Rumah Sakit Umum Daerah Blambangan. Sabtu (20/10/18).

dr. Khusnul Mufidati yang saat itu bertugas di Puskesmas Singotrunan. Saat dikonfirmasi oleh beberapa media, menyatakan bahwa tindakan medis yang dilakukan sudah sesuai SOP. Tapi ketika awak media menunjukkan obat yang diberikan, dokter Khusnul agak terkejut. Karena diantara sejumlah obat, terdapat obat yang tidak diakui oleh dokter Khusnul. Namun ketika awak media mengeluarkan pembungkusnya ia baru sadar dan mengakuinya.

“Oh iya itu obat berasal dari sini, ini obat diare. Kami bekerja berdasarkan standar SOP jadi tidak mungkin ada tindakan yang tidak benar. Saya mengira itu alergi obat atau cacar air, tapi itu penyakit lanjutannya, karena virusnya sama virus cacar air. Maka saya rujuk ke poli kulit,” Ungkap Khusnul.

Khusnul melanjutkan “kami memiliki prosedur untuk menanyakan kepada pasien, apakah memiliki riwayat alergi terhadap obat atau tidak. Namun ada juga tadinya tidak pernah alergi obat, tapi bisa saja muncul sekit”.

Sementara itu, keluarga yang diduga korban malpraktek menerangkan bahwa. “(H) berobat ke puskemas Singotrunan pada Rabu (17/10/2018), dan mendapat obat dari puskesmas. Setelah di konsumsi wajahnya jadi membengkak. Hari berikutnya kembali lagi ke puskesmas dan mempertanyakan hal itu, oleh dokter Khusnul. (H) dilarang meminum salah satu obat yang ia berikan, dan dokter Khusnul menyarankan untuk ke RSUD Blambangan. (H) pun dilarikan ke UGD blambangan,” pada Sabtu malam (20/10/2018).

Keadaan pasien (H) saat ini masih dirawat dirumah sakit dan belum ada kejelasan terkait Sakit yang dideritanya hingga berita ini di muat. (EST).

LeaderBoard_700x120
Loading...

Baca Juga