oleh

La Nyalla: Sebelum Jokowi Jadi Presiden Saja Prabowo Sudah Kalah

LeaderBoard_700x120

DETIKFAKTA – Masa kampanye pilpres 2019 baru dimulai, namun La Nyalla Mattalitti sudah mengumumkan siapa pemenangnya. Mantan Ketua Umum PSSI ini mempunyai alasan sederhana mengapa ia sudah tahu siapa pemenangnya. Sebagai pengusaha dan Ketua Umum KADIN provinsi Jawa Timur, ia juga punya alasan yang berdasar pada analisa ekonomi.

Dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (23/10/2018), pemilik nama lengkap La Nyalla Mahmud Mattalitti ini menyatakan bahwa dirinya sangat yakin Pilpres 2019 nanti akan diunggulkan oleh Jokowi-Ma’ruf, capres nomor urut 01. Keyakinan ini menurutnya, bahkan sudah ada sebelum penetapan pasangan calon.

“Sebelum penetapan pasangan calon, saya sudah pernah menyatakan di media. Bahwa jika Pilpres kembali terulang head to head antara Jokowi dan Prabowo, maka sulit bagi Prabowo untuk menang. Mengapa? Karena di 2014 saja, sebelum Jokowi menjadi presiden, Prabowo sudah kalah. Apalagi sekarang Jokowi sudah menjadi presiden. Sudah menunjukkan capaian-capaian pembangunan kabinet yang dipimpinnya,” kata La Nyalla.

Calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari daerah pemilihan Jawa Timur ini melanjutkan, pencapaian yang diraih oleh pemerintahan Jokowi akan mengantarkannya kembali menjadi Presiden yang akan datang. Rakyat telah melihat sendiri fakta adanya pembangunan dan hasil kerja Jokowi sebagai presiden selama ini.

“Saya melihat dan mengukur secara realistis kinerja pemerintah. Terutama di sektor ekonomi. Yang menjadi konsentrasi saya sebagai pengusaha dan ketua umum KADIN provinsi Jawa Timur,” lanjutnya.

La Nyalla mencatat indikatornya dibidang ekonomi, makro ekonomi, produk domestik bruto (PDB) Indonesia sudah di atas 1 triliun dolar Amerika. Di dunia, tidak lebih dari 20 negara yang mencapai PDB diatas 1 triliun.

“Kalau diurut, PDB Indonesia terbesar ke-5 di Asia. Di Asia, kita cuma kalah dari China, Jepang, India, dan Korea Selatan. Pertumbuhan kita stabil di atas lima persen. Kita tidak bisa membandingkan misalnya dulu Indonesia bisa tujuh persen, karena situasi geo politik dan ekonomi internasional saat ini berbeda dengan dulu,” ujar Ketua umum MPW Pemuda Pancasila Jawa Timur.

Selanjutnya La Nyalla menyebut keberhasilan era pemerintahan Jokowi lainnya. Seperti pemangkasan aturan dalam berinvestasi. Untuk UMKM, pajak diturunkan dari satu persen menjadi 0,5 persen. Pemberian dana desa. Pemerintahan Jokowi juga berhasil dalam Pendirian Bank Wakaf, untuk memperkuat ekonomi umat dan pesantren. (OSY)

LeaderBoard_700x120
Loading...

Baca Juga