oleh

Jokowi Melawan Kemustahilan, Sebuah Opini Tubagus Soleh

Jokowi Melawan Kemustahilan. Oleh: Tubagus Soleh, Ketum Babad Banten Nasional

Menurut saya, Jokowi Presiden Indonesia paling berani sepanjang Republik ini berdiri. Baru di era beliau sebagai presiden, Indonesia memainkan tiga bandul politik yang menjadi poros dunia. Pertama, Bandul Kapitalis yang di wakili oleh Amerika Serikat dan sekutunya. Kedua, Bandul Sosialis Komunis yang diwakili oleh Tiongkok dan sekutunya. Dan ketiga, Bandul Islamisme yang diwakili oleh Arab Saudi dan sekutunya.

Sosok Pak Jokowi yang terlihat sederhana, namun ternyata memiliki kharisma yang besar dan pengaruh di dunia. Hanya sosok yang kuat saja yang mampu ‘memainkan’ tiga bandul politik dunia sekaligus. Menurut saya, itu yang ada di Pak Jokowi. Kesederhanaan melahirkan kekuatan. Ketenangan memancarkan kharisma. Diksi-diksi yang terucap dari beliau sangat mempengaruhi mastakung, sehingga menjadi daya pendukung yang kasat mata.

Saya masih ingat, dua bandul politik dunia yang sangat berpengaruh mendatangi beliau di jakarta beberapa waktu yang lalu. Presiden China dan Raja Salman dari Arab Saudi dengan rombongan besar ke Jakarta. Bertemu dalam satu pekan yang tidak terpisah. Ini merupakan bukti nyata, posisi Pak Jokowi Sebagai Presiden Republik Indonesia sangat diperhitungkan.

Baca Juga :  Listrik Tenaga Surya, Sebuah Opini I Wayan Budiartawan
Sebagai Warga Negara Indonesia, saya pribadi sangat bangga memiliki presiden seperti beliau. Berhasil dalam membumikan pancasila sila ke 5, keadilan sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Dalam wujud pembangunan infrastruktur yang massiv yang terdistribusi kapada seluruh wilayah terdepan Indonesia.

Sementara, di luar negeri Indonesia menjadi negara yang berkharisma dan memiliki pengaruh yang kuat. Bukan hanya di kawasan asean tapi lebih dari itu melintasi belahan dunia yang lain.

Saya tidak mau menggunakan Jargon Indonesia sebagai Macam Asia. Karena istilah itu tidak tepat dan memberikan kesan Indonesia menakutkan. Menurut saya, yang lebih tepat dalam menggambarkan kuatnya pengaruh posisi Indonesia di kawasan Asean dan Dunia adalah Indonesia berkharisma. Lebih nyaman, lebih manusiawi dan terkesan santun.

Kharisma Pak Jokowi telah merubah pandangan pemimpin dunia kepada Indonesia. Satu persatu sesuatu yang terfikir mustahil bisa diselesaikan oleh Pak Jokowi. Kita ambil contoh, diambilnya saham mayoritas Freport oleh pemerintahan oleh pak Jokowi. Bagi Kaum Waras Akal tindakan pak Jokowi sangat luar biasa dan berani serta strategis buat Bangsa Ke depan.

Belum lagi, pembangunan jalan di Indonesia bagian Timur yang sedang gencar gencarnya dilakukan oleh pak Jokowi. Adalah fakta, bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintahan Jokowi memberikan dampak yang luar biasa. Mobilitas warga menjadi mudah, lancar dan murah. Arus barang dan jasa dari desa ke kota atau sebaliknya semakin cepat dari zaman sebelumnya.

Baca Juga :  JUBIR KPN-GP 2019 : Himbauan Nonton Bareng (NOBAR) Film G30S/PKI

Kita harus jujur dengan fakta ini. Namun bukan berarti kita juga harus menutupi kekurangan yang masih ada yang perlu diperbaiki selanjutnya.

Kejujuran melihat keberhasilan Pak Jokowi sangat berat bagi kaum egois. Bahkan tidak jarang malah menjadi bahan meme yang tidak berguna. Padahal politisi Negarawan sejati harusnya berjiwa ksatria, mengakui keberhasilan lawan dan mengkritik kekurangan yang mesti diperbaiki.

Tindakan pak Jokowi dalam melawan kemustahilan semakin mengagetkan banyak pihak setelah ditandatanganinya perjanjian MLA antara pemerintah Indonesia dengan Swiss. Keberanian Pak Jokowi agar duit rakyat yang dikorupsi oleh para koruptor di zaman pemerintahan sebelumnya bisa dikembalikan lagi ke Indonesia. Bukankah ini sesuatu yang mustahil? Tapi faktanya bisa dilakukan oleh Pak Jokowi sebagai presiden.

Uang Rakyat Indonesia yang dikorupsi diduga jumlahnya antara 7000 hingga 11.000 Triliyun yang disimpan di lembaga lembaga keuangan luar negeri termasuk di swiss. Kita berdoa saja semoga upaya pak Presiden dimudahkan dan dilancarkan oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam upaya mengembalikan duit rakyat Indonesia kepada yang berhak yaitu Rakyat Indonesia.

Baca Juga :  Peran BPIP, Ideologi Pancasila dan Syariah Islam, Sebuah Opini Prihandoyo Kuswanto

Inilah Sosok yang sering dihina, direndahkan, difitnah, bahkan menjadi bahan olok-olokan oleh rakyatnya sendiri karena tampangnya ndeso tapi justru membuktikan karya nyata dan kerja kerasnya bagi kemajuan bangsa dan negara.

Pak Jokowi anda hebat. Presiden paling berani sepanjang sejarah NKRI. Sanggup membuktikan kepada rakyat Indonesia bahwa bagi orang yang beriman tidak ada yang mustahil. Selama bertindak dan berbuat untuk kemaslahatan bangsa dan negara Tuhan Akan selalu memberikan jalanNya. Man jadda wa jada. Siapa yang bersungguh sungguh pasti berhasil.

Terimakasih pak Jokowi. Semoga bapak (yang memilih Kyai Haji Makruf Amin sebagai Wakil Presiden periode 2019 sd 2024) terpilih lagi di pilpres 2019. Dan membereskan lebih banyak lagi kemustahilan kemustahilan yang masih banyak di bangsa Indonesia.

Loading...

Baca Juga