oleh

Ade R: Pelaku Pesta Narkoba di Blok Mapenaling Cipinang Sudah di Sel Tikus

DETIKFAKTA – Narasumber Ade R (nama samaran) menjelaskan bahwa pelaku yang ada di rekaman video pesta narkoba di Lapas Kelas 1 Cipinang saat ini semuanya sudah dimasukkan ke sel tikus oleh petugas lapas. Para pelaku ini ditangkap dalam sidak, tak lama setelah rekaman video tersebut beredar.

Menurut Ade R, video napi pesta narkoba tersebut dilakukan di Lapas Kelas 1 Cipinang. Tepatnya di blok Mapenaling (Masa Pengenalan Lingkungan). Tak berapa lama setelah rekaman video tersebut diberitakan suaramerdeka.id, petugas lapas Cipinang langsung melakukan sidak.

“Sekarang ini pelaku pesta narkoba di Mapenaling itu sudah di Sel Tikus. Termasuk juga yang mengabil dan menyebarkan video tersebut,” kata Ade R, Jumat malam (22/2/2019) di Jakarta.

Ade R juga menjelaskan, sel tikus adalah sel yang dibuat untuk menempatkan para penghuni yang melanggar tata tertib lapas. Karena ukuran sel relatif kecil, sehingga jika dibanding dengan jumlah pelanggar tata tertib yang ditaruh di ruangan tersebut, maka ruangan khusus tersebut biasa disebut dengan sel tikus.

Ade R juga menanggapi pernyataan dari Kabag Humas Ditjen PAS Ade Kusmanto yang dimuat di suaramerdeka.id, Kamis (21/2/2019). Ade Kusmanto menjelaskan bahwa pihak Kanwil kemenkumham DKI dan Lapas Cipinang sudah merazia dan investigasi dan hasilnya tidak ditemukan kamar tersebut.

Baca Juga :  Karyawan Cuci Steam Mobil Ini Nekad Bunuh Majikannya

“Yang jelas, saya cuma bisa ngomong kalau sekarang ini mereka sudah dipindahkan ke sel tikus. Mereka ngelakuinnya di blok Mapenaling, itu saja. Yang lagi pesta beserta yang mengambil dan menyebarkan video itu, semuanya,” jelas Ade R.

Mengenai harapan Kabag Humas Ditjen PAS kepada narasumber (Ade R) agar bersama-sama untuk memberantas narkoba. Ade Kusmanto minta Ade R membantu memberantas peredaran gelap narkoba di lapas. Ade R menjelaskan kepada suaramerdeka.id bahwa dirinya tidak bersedia.

“Saya yakin tidak ada napi yang sudah bebas mau bekerjasama. Karena peredaran narkoba itu sindikatnya ada di luar dan di dalam penjara. Dan tahu sendiri kan resikonya. Mana ada yang mau ngomong. Yang benar aja,” kata Ade R. (RED)

Baca Juga :  FIS dan Rapernas 17: Pengobatan Gratis Untuk Masyarakat Pangandaran
Loading...

Baca Juga