oleh

Aliansi Indonesia Banyuwangi Donor Darah Bersama PMI & KDS

DETIKFAKTA – Gelaran aksi sosial “Setetes Darah untuk Kehidupan Umat” kembali dilaksanakan
DPC BPAN Lembaga Aliansi Indonesia melalui Divisi Kesehatan pada Jumat (29/3/2019).

Aksi donor darah yang dilaksanakan 2 bulan sekali ini merupakan salah satu dari rangkaian program sosial dan kesehatan lembaga terstruktur dari DPD hingga DPP ini.

Pelaksanaan donor darah ini bertempat di Klinik Pratama Dr. Didik Sulasmono (KDS) JL Ali Sakti nomor 06 Desa Gitik Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi dan bekerjasama dengan PMI Kabupaten Banyuwangi.

Ketua panitia pelaksana dr. Didik Sulasmono, yang sekaligus juga sebagai Kadiv. Kesehatan BPAN-LAI Banyuwangi mengatakan, kegiatan donor darah dua bulanan ini merupakan program rutin Lembaga Aliansi Indonesia DPC Banyuwangi bekerjasama dengan KDS.

Baca Juga :  Tiga Pilar Jakarta Barat Launching Kampung Kerukunan

“Giat sosial ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan,” ungkap dokter yang juga owner KDS ini.

Aksi donor darah ini, lanjut dr. Didik sebagai bentuk solidaritas lembaganya kepada sesama. “Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat serta membantu pihak-pihak yang benar-benar membutuhkan,” urainya.

Pada aksi sosial yang diselenggarakan Lembaga Aliansi Indonesia Banyuwangi dan KDS ini, setidaknya ada 35 peserta yang sudah mendonorkan darahnya. Mereka terdiri dari warga masyarakat, anggota Mapala Uniba dan anggota BPAN LAI Banyuwangi.

Menurut Ketua Aliansi Indonesia Banyuwangi, Alif Hudi Widayat, dari pendonor, rata-rata banyak yang lolos dan darahnya memenuhi syarat.

“Sebagian kecil yang tidak lolos karena tekanan darah dan hemoglobinnya tidak memenuhi syarat bisa mengulang. Untuk aksi donor darah 2 bulan mendatang,” jelas Ketua BPAN LAI Banyuwangi yang juga pegiat Pecinta Alam asal Sempu ini.

Baca Juga :  DPRD Banyuwangi Gelar Rapat Kerja Bersama Pihak Tambang Emas PT BSI

Aksi donor darah ini mendapatkan apresiasi positif dari warga masyarakat. Salah satunya adalah Hakim Said, yang juga Dewan Penasehat BPAN LAI Banyuwangi. Ia mengaku rutin melakukan donor darah setiap 2 bulan sekali. Ia mengaku telah mendonorkan darahnya sebanyak 3 kali.

“Niat saya berdonor ini karena merasa prihatin dengan kondisi pasien yang membutuhkan dan dalam kondisi gawat serta sulit mendapatkan darah,” lontarnya.

“Semoga dari donor darah yang ditampung PMI Banyuwangi ini bisa membantu sesama yang membutuhkan,” cetusnya.

Pernyataan senada disampaikan salah seorang warga masyarakat, dia berharap dari setitik darah yang didonorkan oleh para relawan dapat membantu menyelamatkan hidup orang lain.

Diakhir pelaksanaan aksi donor darah di KDS, selepas shalat Jumat sempat pula digelar terapi Thibun Nabawi yang ditangani langsung oleh dr. Didik Sulasmono bersama teamnya. (EST)

Baca Juga :  Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Mengadu ke LSM Gerbang
Loading...

Baca Juga