oleh

Hulia Syahendra: Akibat Perebutan Kekuasaan Organisasi Advocat Pecah

DETIKFAKTA – Praktisi Hukum Hulia Syahendra SH MH yang juga Dosen fakulitas Hukum UNPAM (Universitas Pamulang) mengomentari kongres Advocad yang digelar di hotel Anggrek Jakarta Barat, Sabtu (20/4/2019).

Dosen yang biasa disapa Bang paul ini mengatakan organisasi advocad saat ini selalu diwarnai perebutan kekuasaan antar petinggi organisasi. Tidak mau mengalah, sehingga menyebabkan perpecahan di tubuh organisasi Advocad.

Hulia Syahendra melihat situasi organisasi advokat saat ini selalu diwarnai dengan perebutan kekuasaan. Dapat dilihat secara lahir memang para pimpinan tersebut sulit untuk mengalah demi persatuan advokat. KAI pecah 3, Peradi pecah 3, Ikadin pecah 2 dan organisasi advokat lainnya. Dan sudah ada organisasi advokat yang baru seperti Federasi Advokat Indonesia (Ferari-red). Yang diketui oleh Dr. Teguh Samudera SH MH. Peradri (Perhimpunan Advokat Republik Indonesia-red), Advokat Bangsa Indonesia (ABI-red) dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Komisi IV DPR RI Serahkan Bantuan ke Kelompok Nelayan Sorong Raya

Jika dilihat UU Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat sudah semestinya dilakukan perubahan. Dengan mengesahkan RUU Advokat. Namun selama dalam Pemerintahan Presiden sekarang, RUU Advokat tidak masuk ke Prolegnas.

“Sehingga harapan untuk menyatukan advokat dalam system Multi Bar ini sulit tercapai.” tegasnya kepada detikfakta.id di kantornya, Times Squer Ruko 80218 Jl. Jendral Gatot Subroto Gading Serpong Tangerang, Selasa (23/4/2019).

Bang Paul juga berpesan kepada Presiden Kongres Advokat Indonesia yang baru Bang Erman Umar SH dan Sekjend Dr.Martin SH MH.

“Selamat mengemban amanah, sekaligus ujian yang Allah berikan. Dan patut diapresiasi, terpilihnya beliau berdua secara aklamasi merupakan terakomodirnya tokoh tua dengan tokoh muda yang menginginkan perubahan. Cukup diapresiasi kepada komitmen mereka. Hanya dua tahun saja memimpin Organisasi KAI menuju konsiliasi yang dua tahun akan datang diadakan Kongres Nasional Luar Biasa menggabungkan Seluruh KAI yang telah terpecah menjadi 3 di satukan kembali yang hanya ada satu KAI saja,” tuturnya. (ANW)

Baca Juga :  LBH Phasivik Akan Polisikan Haidary Karena Fitnah dan Pencemaran nama Baik
Loading...

Baca Juga