oleh

Kader HMI Jakarta Minta KPK Usut Menpora Zainudin Amali Terkait Isu Korupsi

DETIKFAKTA.ID – Sekelompok massa yang tergabung dalam Kader HMI Jakarta menyampaikan unjuk rasa di depan kantor Kemenpora. Mereka menuntut agar presiden dan KPK mengusut tuntas keterlibatan Menpora, Zainudin Amali dalam berbagai kasus korupsi.

“Terpilihnya Zainudin Amali sebagai menteri Pemuda Olahraga patut disayangkan. Karena kita telah sama-sama mengetahui track record beliau yang tidak baik. Dan sering terlibat dalam kasus korupsi,”ujar Mahmud Tamher selaku korlap aksi Kader HMI Jakarta saat diwawancarai Senin siang (23/12/2019).

Kemudian Mahmud menjelaskan beberapa rincian kasus dimana ZA ikut terlibat menikmati uang haram. Diantaranya Kasus Pilkada Jawa Timur dan SKK Migas beberapa waktu yang lalu dalam kaitan jabatannya sebagai Sekjen Golkar.

700 Covid DF

“Sengketa pilkada Jawa Timur dengan tersangka Akil Mukhtar. Terbukti dalam fakta persidangan adanya bukti pesan BBM saudara Akil Mukhtar meminta uang 10 M kepada Zainudin Amali. Untuk memenangkan sengketa pilkada Jawa Timur,” tuturnya.

700 Covid DF

Koordinator Indonesia Energy Watch (IEW), M Adnan Rarasina mengungkapkan, fakta persidangan Sutan Batogana, mantan ketua Komisi VII DPR RI (2009-2014) mengakui bahwa dirinya tidak sendirian ‘menggerogoti’ dana SKK Migas bermodus uang THR terkait skandal suap pembahasan APBNP Kementerian ESDM,

Baca Juga :  Ismail Siregar: Aktivis Didholimi Oleh Penguasa Itu Hal Yang Pasti

“Secara jelas para pimpinan Komisi VII waktu itu antara lain wakil ketuanya, Zainudin Amali (ZA) sekarang menjabat Sekjend Golkar Ancol, bersama anggota Komisi VII DPR RI 2009-2014 lainnya ikut menikmati dana haram ini sebesar US$ 140.000,” jelas Adnan dalam keterangan persnya, Jakarta, Selasa (11/5/2015) sebagaimana dimuat di media elektronik.

Oleh karenanya Mahmud memohon kepada Presiden Jokowi agar segera mengganti Menpora saat ini, ZA. Ia mengungkapkan Kemenpora harus diiisi orang yang berintegritas karena didalamnya rawan penyelewengan dana dan kekuasaan.

“Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah lahan basah bagi para koruptor, terbukti banyak sekali mantan menteri pemuda olahraga berakhir di penjara, kami khawatir jika kembali kementerian ini dipimpin oleh orang-orang yang sudah jelas terlibat dalam berbagai kasus korupsi, maka akan terjadi kasus korupsi yang lainnya,” pungkasnya. (RYO)

Baca Juga :  Suluh Nuswantara Bakti Gagas Trimatra Untuk Pendidikan Nasional
700 Covid DF
Loading...

Baca Juga