oleh

Forbas-IKami Banten Desak Pemerintah dan DPR Batalkan RUU HIP

DETIKFAKTA.ID – Para Pengacara dari Ikatan Advokat Muslim Indonesia wilayah Banten (IKAMI Banten) yang Menjadi Kuasa Hukum dari Forbas (Forum Banten Bersatu) menuturkan, Indonesia adalah negara hukum yang memiliki Falsafah Pancasila. Oleh karenanya, tidak bisa memaksakan pemahaman Trisila melalui RUU HIP yang diduga menjadi celah kebangkitan komunisme.

Forbas juga mendesak agar Pemerintah dan DPR untuk membatalkan RUU HIP. Karena RUU tersebut dinilai bertentangan dengan ideologi negara. Menurut Kuasa Hukum Forbas dari IKAMI Banten, H Hulia Syahendra SH MH, selain RUU HIP tersebut, ada juga penolakan yang sangat kuat dari masyarakat. Penolakan tersebut tentang penatapan hari Pancasila pada tanggal 1 Juni. Karena ditetapkannya hari Pancasila tanggal 1 Juni diduga penyesatan sejarah.

“Adanya penolakan terhadap penetapan tanggal 1 Juni 1945 menjadi hari lahirnya Pancasila oleh Masyarakat. Disinyalir penetapan ini merupakan penyesatan sejarah. Diduga penyesatan sejarah karena tanggal 1 Juni 1945 yang disampaikan Sukarno yaitu Trisila. Lihat saja dalam Anggaran Dasar PDIP selaku inisiator RUU HIP tersebut,” ujar Hulia melalu pesan singkat Whatsap Sabtu, (27/6/2020).

Forbas-IKami Banten Desak Pemerintah dan DPR Batalkan RUU HIP
Kuasa Hukum Forum Banten Bersatu (Forbas) dari Ikatan Advokat Muslim Indonesia (IKAMI) Banten H. Hulia Syahendra,SH.MH

Ia juga menjelaskan, pada tanggal 27 Juni 2020 telah dilaksanakan deklarasi Forbas. Dengan Pada deklarasi tersebut, Rina Triningsih SH ditetapkan menjadi Ketua dan Shinta Maharani, SE selaku Sekretaris Jemdral (Sekjen). Turut hadir dalam deklarasi tersebut, puluhan Pimpinan Ormas di wilayah provinsi Banten dari FPI, Forkabi, Pemuda Pancasila, Jawara juga Majelis Taklim, DKM Masjid dan Mushola.

Deklarasi tersebut di gelar di Masji Al. Madinah CBD Ciledug Kota Tanggerang. menerka menyatakan sikap penolakan terhadap RUU HIP, dan menolak Trisila dan Ekasila. Selalu setia dalam Komando Imam Besar Umat Islam Habib Riziq Shihab. (ANW)

Loading...

Baca Juga