oleh

Direktur PT PMSM: Jangan Sampai Muncul Opini Polisi Mengayomi Polisi

DETIKFAKTA.ID – Khoirul Amin Direktur PT Pilar Media Suara Merdaka (PMSM) mengingatkan Kapolres Muna AKBP Debby Asri Nugroho potensi munculnya opini negatif Polisi Mengayomi Polisi di wilayah hukumnya. Ia meminta agar kasus dugaan penganiayaan wartawan suaramerdeka.id oleh oknum polisi Polres Muna yang berinisial IW segera diproses hukum.

Direktur perusahaan pers yang menaungi media online suaramerdeka.id ini menegaskan, kasus yang terjadi pada Sabtu 22 Agustus 2020 tersebut sangat menarik perhatian publik. Pasalnya, kasus ini melibatkan wartawan, anak dibawah umur dan oknum polisi.

“Korbannya, Machdin, warga Muna yang berprofesi sebagai wartawan, fungsinya sebagai kontrol sosial. Berdasarkan penuturannya, ia mencoba melindungi anaknya yang masih dibawah umur dari dampak psikologi negatif. Sedangkan pelakunya seorang oknum polisi, dilakukan di depan rumah mertuanya yang berada di wilayah hukum Muna. Mertuanya salah satu Kapolsek di Muna, dilaporkan di Polres Muna. Semuanya berkaitan dengan Polres Muna,” kata pria yang juga Direktur LBH GPI ini di salah satu hotel di Cikini Raya Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2020) malam.

Khoirul Amin menuturkan, karena semuanya berkaitan dengan wilayah hukum Muna, seharusnya masalah ini sangat mudah untuk diproses hukum. Ia meyakini, jika penegakan hukum berjalan dengan normal, maka prosesnya akan berjalan dengan cepat.

“Korban, pelaku, saksi, TKP (tempat kejadian perkara-red), pelaporan, semuanya di wilayah hukum Polres Muna. Menurut saya, ini kasus yang mudah. Kapolres Muna dengan mudah memantau perkembangan kasus ini,” ungkap Amin.

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Ikatan Senat mahasiswa Hukum Indinesia (Ismahi) Pusat ini mengingatkan, karena semua unsur sangat sederhana, jika masalah ini berlarut-larut, maka sangat mudah pula muncul opini negatif di masyarakat. Slogan “Polisi Mengayomi” akan rentan bergeser menjadi “Polisi Mengayomi Polisi”.

“Ingat loh, polisi itu mengayomi masyarakat. Jika kasus ini tidak cepat diselesaikan, jangan salahkan jika masyarakat memelesetkan slogan itu menjadi “Polisi Mengayomi Polisi”. Ini kasus yang sangat sederhana, tapi sangat rentan. Marwah polisi dipertaruhkan,” tegas Amin.

Ia pun meminta Kapolres Muna untuk segera mengambil tindakan tegas kepada IW. Amin menekankan, pihaknya akan mengawasi semua perkembangan kasus tersebut dan proses hukum yang berjalan.

“Kapolres Muna segera pecat dan adili IW. Karena ini masalah penegakan hukum yang seharusnya tidak pandang bulu. Semua penegak hukum seharusnya memberi contoh masyarakat bagaimana hukum seharusnya ditegakkan. Bukan malah mencontohi yang sebaliknya. Kami akan memastikan semua proses hukum berjalan dengan semestinya,” tutup Khoirul Amin.

Sementara itu, Kapolres Muna AKBP Debby Asri Nugroho saat dikonfirmasi via sambungan selular meminta agar menghubungi Kasat Reskrim Polres Muna Iptu Hamka. Adapun Iptu Hamka saat dihubungi via WA message, Selasa (25/8/2020) menjawab singkat.

“Maaf terkait perkara tersebut kami masih dalami mksh,” tuturnya. (ANW)

Loading...

Baca Juga