oleh

Polres Kepulauan Seribu Konferensi Pers Temuan 5 Jenazah ABK Yang Disimpan di Freezer Kapal

DETIKFAKTA.ID – Polres Kepulauan Seribu menggelar konfrensi pres 5 jenasah yang ditemukan di dalam freezer KM Star Jaya Maju Vl, yang sempat menggegerkan warga Kepulauan Seribu. Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan tanda kekerasan pada mayat tersebut.

Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Morry Ermond menjelaskan, temuan ini berawal dari operasi Yustisi yang dilaksanakan oleh anggota Polres Kepulauan Seribu di wilayah perairan pulau Pari. Petugas mendatangi kapal-kapal nelayan yang sedang mencari ikan.

“Merasa ada keganjilan dengan KM. Starindo Jaya Maju, petugas langsung melakukan pengecekan terhadap kapal dan ABKnya. Dari pengecekan tersebut, didapatkan jumlah ABK yang ada tidak sesuai dengan daftar manifes,” kata Kapolres Kepulauan Seribu di Mapolres Kepulauan Seribu Jakarta, Senin (21/9/2020).

Lanjutnya, polisi juga melihat gelagat mencurigakan dari para ABK kapal. Setelah dilakukan pengecekan kembali, polisi menemukan 5 jenasah ABK dalam freezer KM. Star Jaya Maju VI. Atas kejadian tersebut, petugas langsung melaporkannya kepada Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond.

Dalam konfrensi pres, Kapolres Kepulauan Seribu didampingi Kasat Reskrim AKP.,Fahmi Amrullah. AKBP Morry Ermond menjelaskan, dari hasil Visum et Repertum, tidak ada tanda-tanda kekerasan dari hasil tes penyaring alkohol dan isi lambung kosong.

“Kecil kemungkinan terjadi Pembunuhan terhadap 5 ABK kapal tersebut. Karena berdasarkan Visum et Repertum tidak ada tanda-tanda kekerasan dari hasil tes penyaring alkohol dan isi lambung kosong,” ujar Kapolres Kepulauan Seribu.

Sementara itu Kasat Reskrim AKP (Ajun Komisaris Polisi) Fahmi Amrullah menuturkan, di kapal tersebut ditemukan satu pack minuman berenergi dan lima botol kosong alkohol anti septik dan satu botol kosong bekas air mineral. Berdasarkan saksi-saksi yang dimintai keterangan, miras oplosan tersebut didapatkan dari korban sendiri.

“Saya tanyakan kepada saksi-saksi dari mana mendapatkan miras oplosan tersebut. Saksi mengatakan yang beli korban, yang racik korban dan yang minum korban sendiri,” ujar Fahmi Amrullah. (ANW)

Loading...

Baca Juga