oleh

Mediasi Pengusaha Kapal Ikan Asal Pati Tidak Menemukan Titik Temu

DETIKFAKTA.ID – Persidangan dugaan penggelapan dokumen berharga milik Tomo pengusaha kapal ikan asal Pati Jawa Tengah kembali ditunda. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan meminta agar kedua belah pihak untuk melaksanakan mediasi sebelum persidangan berlanjut.

Dalam sidang, pensehat hukum Tomo, Elvan Gomes mengatakan bahwa kedua pihak telah melakukan mediasi. Namun tidak mencapai kesepakatan karena pihak penasehat hukum keluarga Almarhumah FN (tergugat) tidak mau berdamai. Menurut penuturan Gomes, keluarga almarhunah beralasan perkara tersebut sudah terlanjur masuk ke ranah hukum.

“Mereka tidak mau berdamai dan tidak mau menyerahkan aset dari klien kami. Dan mereka minta lanjut ke persidangan. Karena perkara ini sudah masuk ranah pengadilan,” kata Gomes  di PN Jakarta Selatan, Selasa (8/12/2020).

Usai sidang mediasi, detikfakta.id mencoba meminta keterangan kepada penasehat hukum tergugat 1 terkait hasil mediasi tersebut. Namun yang bersakutan tidak bersedia diminta keterangannya.

“Maaf nanti saja. Karena ini baru awal,” ujar Setiawan.

Pengusaha kapal ikan asal PatiTomo saat ditemui menjelaskan menyerahkan perkara tersebut sepenuhnya kepada kuasa hukum. Namun ia menekankan, dirinya ingin agar masalahnya cepat diselesaikan.

“Saya sudah pasrahkan kasus ini kepada kuasa hukum saya. Agar cepat selesai,” pungkas Tomo. (ANW)

Loading...

Baca Juga