oleh

Muhammad Idris: Jangan Coba-Coba Coret Usulan Musrembang

DETIKFAKTA.ID – Anggota DPRD DKI Jakarta Komisi D dari fraksi Nasdem Muhammad Idris SE mengakui banyak usulan Musrembang (Musyawarah Rencana Pembangunan) yang tidak sampai ke meja anggota dewan. Ia mengingatkan semua pihak untuk tidak menghilangkan harapan rakyat tanpa ada pertimbangan yang matang.

Hilangnya usulan masyarakat tentang prioritas pembangunan di wilayah masing-masing ini diakui oleh Muhammad Idris saat kunjungan reses ke konstituen Kelurahan Tugu Utara Kecamatan Koja Jakarta Utara. ia menekankan, Musrembang adalah prioritas pembangunan yang diusulkan oleh masyarakat berdasarkan musyawarah dari tingkat RW hingga kotamadya.

“Saya paham sekali ini. Karena biasanya apa yang diusulkan warga lewat Musrenbang, dari tingkat RW hingga Wali Kota,” kata Muhammad Idris di RW 9 Kelurahan Tugu Kecamatan Koja Jakarta Utara, Jumat (12/3/2021).

Saat ditanya tentang berbagai usulan masyarakat yang tidak terrealisasi, politisi Nasdem ini mengakui, faktor keterbatasan pendanaan dari Pemerintahan Provinsi (Pemprov) terkadang yang menjadi kendala. Ia menekankan, saat ini konsentrasi Pemprov DKI Jakarta banyak terkuras di penanganan Covid-19.

“Saat ini memang pemerintah masih konsentrasi terhadap penanganan Covid-19. Namun yang menjadi PR kita juga banyak jembatan maupun pembangunan jalanan yang belum rampung. Mudah-mudahan  tahun ini kita sudah akan bereskan” ujar Muhammad Idris.

Namun ia mengakui, ada usulan Musrembang yang tidak sampai ke meja anggota dewan untuik dibahas. Padahal dalam kunjungan ke masyarakat, ia mengetahui usulan itu ada dan dimasukkan ke Musrembang ke tingkat selanjutnya. Terkait hal ini, Idris mengaku dirinya akan mencari tahu mengapa beberapa usulan tak sampai ke tingkat DPRD.

“Ketika sudah pembahasan, di meja saya suka menghilang apa yang menjadi keinginan dan harapan warga itu. Inilah yang menjadi PR saya ke depan,” imbuhnya.

Anggota Komisi D dari fraksi Nasdem ini pun mengingatkan agar tidak mencoret atau meneruskan usulan masyarakat tanpa ada alasan yang jelas. Menurutnya, apa yang diusulkan dalam Musrembang adalah harapan masyarakat.

“Kepada Pemprov DKI Jakarta, jangan coba-coba mencoret harapan warga yang sudah terencana tanpa ada pertimbangan matang,” tegas Muhammad Idris. (ANW)

Loading...

Baca Juga