oleh

Bayi Berusia 6 Bulan di Cilincing  Menderita Penyakit  Atresia Bilier, Perlu Biaya Rp 1,6 miliar.

DETIKFAKTA.ID-   Azwaa Khumaira Resadly Bayi berusia 6 bulan menderita penyakit  Atresia Bilier, saat ini Azwaa diurus kedua orang tuanya yang  bertempat tinggal di Jalan Bhakti IX RT 002, RW 006 Kelurahan Cilincing, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Anak dari pasangan(Ayah) Yanuar Sadly 25 tahun serta  (Ibu) Reby Berdalie 24 tahun tersebut menderita penyakit langka dimana penyakit ini adalah kondisi tertutupnya saluran empedu pada bayi yang baru lahir.

Demikian disampaikan Ayah dari bayi malang tersebut kepada detikfakta.id saat dikonfirmasi melalui Whatsap, kata dia, hal ini terjadi akibat kantong empedunya tidak berfungsi  sehingga setiap buang air besar  selalu  berwarna putih, hal ini terjadi karena tidak adannya saluran yang menyambungkan hati dan kantong empedunya,sehingga membuat racun menumpuk hingga merusak hati kecilnya.

“Saya berharap bantuan dari masyarakat agar operasi cangkok hati kepada Azwaa bisa berjalan sesuai rencana, dan anak kami mendapatkan kesembuhan dengan hati baru,” harap Yanuar.saat dikofirmasi melalui whtasap, Sabtu sore (24/7/2021).

Kedua orang tua bayi tersebut berharap anak tercintanya bisa  menjalani operasi cangkok hati yang menelan biaya hingga Rp 1,6 miliar. Mereka berharap ada bantuan doa maupun materi dari masyarakat luas untuk memuluskan rencana operasi cangkok hati anak mereka yang tinggal kurang dari tiga bulan lagi.

“Satu-satunya cara penyembuhan gangguan atresia bilier ini, yaitu prosedur Kasai dan Transplantasi atau cangkok hati. Jika penyakit ini terlambat mendapatkan pertolongan penanganan medis, organ hati anak kami akan mengalami kerusakan yang menyebabkan gagal hati” pungkasnya.

Yanuar  yang  hanya sebagai pekerja kontrak tersebut berencana  akan mendonorkan hatinya untuk anak tercinta Azwaa, operasi cangkok hati tersebut harus dilakukan secepatnya sesuai penjelasan dokter di Rumah Sakit [RS] Harapan Kita dan RS Cipto Mangunkusumo Jakarta,karena satu-satunya pengobatannya adalah dengan melakukan cangkok hati untuk mengganti organ hati bayi yang sudah rusak dengan organ baru dari pendonor.

“Jika tidak mendapatkan uang itu dalam tiga bulan, nyawa Azwaa tidak bisa diselamatkan,” ujarnya Yanuar

Gejala kerusakan hati ini telah dirasakan beberapa hari setelah Azwaa lahir. BAB-nya berwarna putih, dan matanya mulai menguning, seketika sekeluarga membawanya ke bidan terdekat, namun azwa hanya diarahkan untuk rajin berjemur di bawah sinar matahari,selang beberapa bulan, perutnya kian membesar dan badannya ikut menguning. Dengan penuh kegelisahan, Azwa dibawa ke rumah sakit untuk diperiksa melalui USG dan Sinar X. Hasil pemeriksaan itu pun mengantarkan bayi malang ini ke vonis Atresia Biller dan harus menjalani operasi cangkok hati.

Artesia bilier pada bayi yang baru lahir jarang terjadi, penyakit ini termasuk kondisi serius yang berbahaya. Saluran empedu adalah saluran yang membawa cairan empedu dari hati ke usus 12 jari. Cairan empedu berperan dalam proses pencernaan lemak dan vitamin larut lemak, seperti vitamin A,D,E dan K. Cairan empedu juga berfungsi membuang racun dan zat limbah lin keluar dari tubuh (ANW).

Loading...

Baca Juga