oleh

Julianta Sembiring : Pak Jendral Difitnah Menfasilitasi Pembelian Senjata Api

DETIKFAKTA.ID –Terkait dugaan kepemilikan senjata api  yang di tuduhkan terhadap Kivlan Zen, berawal dari persoalan makar.

Demikian kata Julianta Sembiring, SH.,mewakili kliennya Kivlan Zen kepada detikfakta.id , melalui sambungan whatsap Sabtu sore (25/09/2021),, Ia juga menegaskan hal  ini ada kaitannya dengan dugaan perencanaan Pembunuhan empat tokoh. Yaitu Wiranto, Luhut Binsar Panjaitan,Goris Mere,serta Budi Gunawan.

“Pak Jendral difitnah menfasilitasi pembelian senjata Army, namun itu tidak terbukti berdasarkan fakta-fakta di persidangan, yang Iwan katakan  tidak ada pembelian sejata api yang dibeli adalah senjata yang awalnya memang sudah ada,” Kata Julianta Sembiring.

Sementara itu Hasil keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat lebih redah dari tuntutan Jaksa penuntut Umum, dimana sebelumnya Jaksa Penuntut  agar Kivlan Zen dihukum tujuh bulan Penjara.

“Mengadili, menyatakan, terdakwa Kivlan Zen secara sah bersalah melakukan tindak pidana turut serta secara tanpa hak menerima, menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan sesuatu senjata api, amunisi,” kata Ketua Majelis Hakim Agung Suhendro di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, seperti yang dilansir realiata.co. Jumat (24/9/2021).

Majelis Hakim mempertimbangakan hal-hal  yang memberatkan dan yang meringankan dan yang meringankan dinyatakan belum pernah dihukum mempunyai tanggungan terhadap keluarga serta berusia lanjut, tak hanya itu saja Kivlan Zen Juga banyak berjasa saat mejabat sebagai TNI.

“Mejatuhkan Pidana Penjara Terhadap Terdakwa Selama 4 bulan dan 15 hari penjara dengan ketentuan selama terdakwa dalam tahanan dikurangkan seluruhnya dari pidana kepada terdakwa dengan perintah terdakwa segera dimasukan ke dalam tahanan” imbuhnya  (ANW)

 

Loading...

Baca Juga