oleh

Kelurahan Semper Barat Menjadi Pilot Project Program PTSL BPN Jakarta Utara

DETIKFAKTA.ID-Kelurahan Semper Barat, ditunjuk menjadi Proyek Percontohan (Pilot Project) Program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara. Pilot Project rencananya akan dilaksanakan diseluruh kelurahan se-Jakarta Utara.

Demikian disampaikan H.Dali Madali selaku Ketua team Panitia Penuntasan PTSL Kelurahan Semper Barat, saat dikonfirmasi detikfakta.id, dalam kegiatan rapat bulanan RW se-Kelurahan Semper Barat yang bertempat di kantor RW 02 Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Minggu (22/1/2023).

“Pak Kakan, mengadopsi kinerja dari Pilot Project ini dinyatakan berhasil di Semper Barat, maka diadosilah Pilot Project ini diseluruh Kelurahan se- Jakarta Utara. Jadi baik pola kerja, sistim dan mekanismenya diterapkan ditingkat Jakarta Utara. Dengan target semua yang K1 artinya yang tidak bermasalah akan tercetak dan diserah oleh Kementrian,” Kata H. Dali Madali, saat dikonfirmasi detikfakta.id, di Kantor RW 2 Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (22/1/2023).

Dali, yang aktif sebagai penggiat media sosial tersebut mengatakan lambannya proses PTSL, dikarenakan adanya dugaan lahan yang masih bermasalah dan itu sebenarnya disadari sendiri oleh pemilik lahan.

Ia, menambahkan ada 4 hal yang membuat proses PTSL menjadi tersendat pertama birokrasi yang tumpang tindih. Kedua adanya petugas BPN yang pindah sehingga tidak punya kewenangan untuk menandatangani. Ketiga ada juga oknum petugas BPN yang terproses hukum. Keempat Ada juga para lurah dan para pejabat wilayah yang sudah pindah sehingga mereka merasa ragu untuk bertanda tangan. Sehingga Kepala BPN Jakarta Utara, berkordinasi dengan Walikota Jakarta Utara untuk memerintahkan seluruh Lurah se- Jakarta Utara, siapapun yang menjabat dapat membantu untuk menandatangani persyaratan-persyaratan pendaftaran PTSL.

“Banyak hal yang jadi kendala terkait di PTSL lama, ada juga warga yang sedang mengupayakan padahal dia tau kalau lahan itu tidak dapat disertifikasi tapi diupayakan untuk dimiliki, itu manusiawi dan wajar namun BPN punya kewajiban untuk mencatat, bidang-bidang tanah yang ada di Jakarta Utara,” Kata Dali.

Dali, mengingatkan bahwa dihari Selasa tanggal 15 Febuari 2023 semua pemohon yang berkasnya tertunda akan dikembalikan.
Semua berkas pemohon akan didata ulang dan diverikasi serta di muktahirkan surat-surat permohonnya.

“Masih banyak pejabat-pejabat lama, baik Lurah lama, pejabat BPN Lama, RT lama RW lama yang sebenarnya sudah tidak punya hak untuk tanda tangan, tapi namanya masih tercantum, nah verifikasi ini mengakuratkan pejabat dengan formulir,” Tutup Dali. (ANW)

 

Loading...

Baca Juga