DETIKFAKTA.ID— Penantian panjang warga RW 16 Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, akhirnya berbuah manis. Proyek pemasangan Yudit (saluran air bawah tanah) yang sudah diusulkan sejak sebelum pandemi COVID-19 kini benar-benar terealisasi pada akhir tahun 2025.
Rasa haru dan bahagia terlihat jelas di wajah Ali, Ketua LMK RW 16 sekaligus Ketua LMK Kelurahan Lagoa. Ia tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya ketika melihat proses pemasangan saluran air yang sudah lama diidam-idamkan warga.
“Terus terang saya sangat senang, terharu, dan bahagia, karena ini usulan yang sudah bertahun-tahun mandek. Alhamdulillah di tahun 2025 ini, akhirnya menjadi kado terindah bagi warga RW 16,” ujar Ali dengan mata berbinar, di kawasan Lagoa, Koja, Jakarta Utara, Minggu (18/10/2025).
Ali juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada semua pihak yang telah membantu mewujudkan proyek tersebut, mulai dari Samsu Rizal Khadafi Camat Koja, Syaiful Anwar, Lurah Lagoa, Kasi Ekbang Lagoa beserta Bu RW 16 Miswati, Kasatpel SDA Kecamatan Koja Slamet, hingga anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hj. Neneng Hasanah, yang disebutnya berperan besar dalam memperjuangkan aspirasi warga.
“Ibu Neneng ini benar-benar kerja nyata. Apa yang diusulkan warga, beliau kawal sampai terealisasi. Ini bukti bahwa perjuangan wakil rakyat bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Tak hanya itu, Ali juga mengakui adanya dukungan dari anggota DPRD DKI Jakarta Komisi E, Pak Joni dan Pak Haji Ramli, serta Komisi D melalui Bu Neneng, yang turut memperjuangkan pembangunan di wilayah Lagoa.
“Usulan ini sudah sejak Musrenbang 2019, sudah bersurat berkali-kali, bahkan berganti tiga kali Lurah Lagoa. Baru sekarang terealisasi,” ungkapnya penuh rasa lega.
Sementara itu, Ketua RW 16 Miswati turut mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mengupayakan proyek ini berjalan cepat.
“Kami mewakili warga RW 16 mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dewan Neneng yang sudah menginisiasi dan mempercepat pemasangan Yudit di wilayah kami,” tutur Miswati.
Kini, warga RW 16 Lagoa bisa bernapas lega. Saluran air yang dulu sering dikeluhkan karena rawan genangan dan berisiko bagi anak-anak, kini sudah diperbaiki.
Proyek ini bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tapi juga menjadi simbol nyata dari sinergi antara warga, pemerintah, dan wakil rakyat — yang akhirnya mengubah penantian panjang menjadi kenyataan. (ANW)






