oleh

Direksi PT Asuransi Jiwasraya Diduga Gelapkan Polis Nasabah 802 M

LeaderBoard_700x120

DETIKFAKTA – Sekelompok masyarakat yang menamakan diri PK-PERAK (Pusat Koordinasi Perjuangan Rakyat Anti Korupsi) akan mengadakan aksi unjuk rasa soal polis nasabah di Kantor PT Asuransi Jiwasraya, Kementerian BUMN dan KPK. Aksi ini terkait kinerja PT Jiwasraya yang diduga telah menggelapkan dana polis nasabah dan juga merugikan keuangan negara.

“Kami mengundang kawan-kawan pers untuk meliput aksi kami terkait penggelapan polis nasabah Jiwasraya sebesar 802 M. Hasil perhitungan dari total 1.286 nasabah JS Proteksi Plan,” tegas Yasser selaku koordinator aksi, Jumat (30/11/2018) dalam pernyataan tertulisnya.

Aksi unjuk rasa tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Senin, 3 Desember 2018, mulai pukul 10:00 WIB. Rencananya, aksi akan dilaksanakan tiga lokasi, PT Asuransi Jiwasraya, Kementerian BUMN dan KPK..

Dalam aksi tersebut, PK Perak akan mengangkat lima poin isu. Meminta Menteri BUMN Rini Soemarno untuk memberikan raport merah kepada PT. Jiwasraya sebagai BUMN yang sudah tidak sehat lagi. Meminta BPK RI untuk audit PT. Asuransi Jiwasraya atas investasi dana pemegang polis asuransi yang dinilai ada kejanggalan.

Mendesak KPK untuk periksa jajaran direksi PT. Asuransi Jiwasraya yang diduga telah menyalahgunakan dana investasi asuransi pemegang polis sehingga mengalami tekanan likuiditas yang mengakibatkan kerugian Negara. Dirut PT. Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko lebih baik mundur jika tidak mampu menyelesaikan kerugian atas pemegang polis jatuh tempo berjumlah 1.286 JS proteksi plan yang harus dibayarkan sebesar 802 M. Cabut izin usaha dan Boikot PT. Asuransi Jiwasraya serta kembalikan dana pemegang klaim polis jatuh tempo sebesar 802 Miliar. (RYO)

LeaderBoard_700x120
Loading...

Baca Juga