oleh

Presidium Sidang Menetapkan Haris Pertama Sebagai Ketua Umum KNPI

DETIKFAKTA – Presidium Sidang Kongres Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menetapkan Haris Pertama sebagai Ketua Umum KNPI periode 2018-2021. Kongres yang berlangsung selama 4 hari (18-21/12/2018), digelar di Hotel Forest Bogor Jawa Barat.

Selama pelaksanaan kongres induk organisasi pemuda Indonesia ini tidak berjalan dengan mulus. Tercatat ada beberapa keributan terjadi yang berawal dari ketidak puasan peserta kongres kepada panitia kongres. Kongres yang sejatinya berakhir hari Jumat, harus molor hingga Sabtu pagi karena berbagai kendala.

Hal ini diakui salah satu anggota Presidium Sidang, Diko Nugraha. Ditemui usai kongres berakhir, Sabtu (22/12/2018), anggota Presidium Sidang dari organisasi kepemudaan (OKP) unsur keagamaan ini tidak menampik bahwa kongres KMPI XV tidak berjalan mulus. Namun Diko beserta 8 anggota Presidium Sidang lainnya berkeras tetap melaksanakan kongres ini hingga agenda terakhir.  

“Bahwa kami, Presidium Sidang tetap menjaga amanah konstitusi. Yang melahirkan AD ART dan mandataris kongres dan ketua umum terpilih,” kata Diko.

Baca Juga :  Luhut: AM IMF-WB 2018 Terbesar Sepanjang Sejarah

Diko merasa bersyukur pada akhirnya ke 9 anggota Presidium telah melaksanakan tugasnya hingga selesai. Dan tujuan ini dari kongres ini adalah memilih Ketua DPP KNPI periode 2018-2021.

“Kami selaku Presidium Sidang yang telah membawa kongres dari awal sampai akhir ini, telah memutuskan mandataris Ketua Umum KNPI terpilih. Dengan penuh hikmat, akhirnya kongres telah selesai. Dan menghasilkan bung Haris Pertama sebagai harapan baru untuk memimpin lokomotif KNPI,” ujar pemuda asal tanah Pasundan ini.

Kepada Haris Pertama, Diko Nugraha mengucapkan selamat yang akan memimpin KNPI selama 3 tahun mendatang.      

“Selamat kepada saudara Haris Pertama yang terpilih menjadi Ketua Umum KNPI periode 2018-2021. Ini adalah kesempatan yang baik mejuju pemuda bersatu,” ujar Diko, Sabtu (22/12/2018).

Anggota Presidium Sidang ini berharap, Haris mampu menyatukan dualisme kepemimpinan KNPI yang terjadi saat ini. KNPI harus mampu mewadahi kaum muda untuk terus berkarya. Mampu menciptakan karya cipta yang kreatif dan mempunyai daya saing yang kuat. Mampu bersaing, baik di level nasional maupun internasional. Rasanyasulit untukmewujudkan semuaitu, jika di dalam tubuh KNPI sendiri sudah terpecah. (RYO)

Loading...

Baca Juga