oleh

BB Tour & Travel Telah Disertifikasi Oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

DETIKFAKTA – BB Tour & Travel, di bawah bendera Perusahaan PT Bagja Bagea Balarea. Saat ini telah mengantongi izin dan juga mendapatkan sertifikasi dari Komite Akreditasi Nasional, yang dilakukan oleh PT. Sucofindo (Persero).

BB Tour & Travel, adalah perusahaan jasa tour dan travel haji dan umroh, yang telah ditetapkan dan disertifikasi oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Atas keberhasilan mendapkan Sertifikasi tersebut. BB Tour & Travel menggelar tasyakuran, di Rumah Makan Djaka Karawang, Jawa Barat, Selasa (26/02/2019).

Dalam kegiatan tasyakuran tersebut, terlihat hadir beberapa pejabat. Diantaranya adalah Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karawang H. Sofyan, Imigrasi Karawang, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karawang, serta beberapa perwakilan jama’ahnya.

“Hari ini BB Tour & Travel mendapat sertifikasi, Komite Akreditasi Nasional yang dilakukan oleh PT. Sucofindo. Ini bagian dari rasa syukur BB Tour & Travel yang sudah memenuhi standar sesuai yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” ujar H. Yayat Syariful Hidayat, selaku Direktur BB Tour & Travel.

Lanjut Yayat, BB Tour & Travel berdiri sejak 2014, namun baru mendapatkan izin dari Kementrian Agama pada 2016. Sementara untuk 2019 ini, BB Tour & Travel sudah memenuhi semua aturan main yang ditetapkan oleh Kementrian Agama, termasuk sertifikasi.

“Karena Maret 2019 adalah batas terakhir semua travel di Indonesia untuk memiliki sertifikasi. Ada lebih dari 900 travel se-Indonesia harus mampu menunjukan sertifikasi ini. Kalau tidak, maka izin PPU akan dicabut oleh Kementrian Agama,” lanjut H. Yayat.

Yayat juga menambahkan, bahwa kelebihan dari BB Tour & Travel jika dibandingkan dengan perusahaan jasa travel lain. Yiatu dari segi administratif perusahaannya sudah memenuhi semua persyaratan. Sehingga para jama’ah tidak perlu takut atau khwatir ketika berangkat ke bandara ada sweeping dari Kementrian Agama, Imigrasi dan aparat gabungan.

Baca Juga :  Mualaf Berumur 37 Tahun Ikut Khitanan Masal di Jakarta Islamic Centre

“Karena kalau mereka tidak punya izin tidak boleh berangkat, akan tertunda keberangkatannya. Kalau BB Tour & Travel sudah memenuhi semua persyaratan,” tegas H. Yayat.

Kemudian dari segi pelayanan, setiap pemberangkatan jama’ah dari BB Tour & Travel akan selalu ada tour leader yang mendampingi dan juga sudah tersertifikasi. Pasalnya, dari 38 item syarat sertifikasi yang didapatkannya. Salah satunya adalah, pengantar jama’ah harus memiliki sertifikat tour leader.

“Orang yang berangkat ke sana harus terakreditasi oleh Komite Akreditas Nasional. Kita sudah ada 5 orang yang sudah memiliki sertifikasi tour leader. Ini bagian dari jaminan bahwa Insya Allah dari sisi administrasi dan SDM kita kualitasnya dijamin,” tambahnya.

Saat ditanya oleh awak media mengenai agenda jangka pendek BB Tour & Travel. H. Yayat kembali menjelaskan, jika 1 Maret 2019 pihaknya akan memberangkatkan 180 jama’ah dari berbagai kabupaten/kota. Diantaranya Karawang, Ciamis, Garut, Bandung, Jawa Tengah, sampai jama’ah paling jauh dari Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Dinas Sosial DKI Gelar Pembinaan Mental Spritual bagi PJLP
Yayat juga menegaskan, bahwa BB Tour & Travel sendiri merupakan kantor pusat perusahaan jasa travelnya (bukan kantor cabang). Sementara beberapa cabang di kabupaten/kota lain sedang dalam proses administrasi untuk mendapatkan SK dari kantor wilayah provinsi setempat, semisal kantor cabang di Kabupaten Garut.

“Yang lainnya seperti di Bali, Medan, Sulawesi Tenggara, Ciamis, Tasik sedang berproses. Akta notarisnya sudah keluar sebagai cabang, semuanya sedang dalam proses untuk mendapatkan SK dari Kementrian Agama Provinsi,” tandasya.

Meski tidak ada standar harga, namun H. Yayat menjamin tidak akan ada penyelewengan dana jamaah. Apabila sampai ada jamaah yang gagal brangkat. Semua pasti akan kami kembalikan 100%, atau kami berangkatkan berikutnya.

Kami selalu ingat pesan dari KH. Hasim Muzadi sebelum beliau wafat. “Ada tiga hal, dimana kita jangan pernah mengganggu. Yaitu, 1. Harta anak yatim, 2. Harta masjid, 3. Harta titipan jamaah umroh dan haji, kata beliau balasannya tidak menunggu nanti di akhirat. Tapi di dunia pun bisa cepat balasannya”.

Karena niatan kita semata-mata melayani para jamaah. Insya Allah harga lebih kompetitif, bahkan bisa lebih bagus punya kita dari fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada para jamaah,” pungkas H. Yayat, sembari mengaku jika BB Tour & Travel sudah memberangkatkan para jama’ah ke tanah suci sampai ribuan jama’ah lebih.

Baca Juga :  Sikapi Pilpres, GPI dan Penggerak 212 Pilih Tauhid Yes Politik No

Sementara itu, Perwakilan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karawang, Ibu Nina berharap, agar langkah sertifikasi yang dilakukan BB Tour & Travel ini juga diikuti oleh semua perusahaan jasa travel haji dan umroh lainnya, khususnya di Kabupaten Karawang. Karena yang diketahuinya, saat ini baru ada 4 perusahaan jasa travel haji dan umroh di Karawang yang baru mendapatkan sertifikasi.

Selain itu, Kepala Cabang Bandung PT. Sucofindo Nurbeta Kurniawan berharap dengan diterimanya sertifikat Standar Pariwisata Usaha Jasa Biro Perjalanan Wisata ini dapat memberikan motifasi dan semangat kerja serta untuk mensukseskan program-programnya dalam melayani para jemaah PT. Bagja Bagea Balarea (BB Tour & Travel).

“Kami berharap dengan sertifikat ini PT. Bagja akan terus memenuhi standar wisata sesuai standar jasa usaha perjalanan wisata yang diatur dalam peraturan Menteri. Kami juga melakukan audit di awal dan di akhir untuk betul-betul memastikan apakah perusahaan benar-benar telah menenuhi standar sehingga pelayanan terhadap masyarakat dapat benar benar terjamin dan berkualitas,” pungkasnya. (AMN)

Loading...

Baca Juga