oleh

UNESCO Kukuhkan Bekas Tambang Sawahlunto Jadi Situs Warisan Dunia

DETIKFAKTA.ID – Situs bekas tambang batubara di Sawahlunto, Sumatera Barat dikukuhkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO. Hal itu berlangsung saat Sidang Komite Warisan Dunia ke-32 yang berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada tanggal 30 Juni – 10 Juli 2019.

Kemudian UNESCO menyerahkan sertifikat penetapan kepada Kedubes RI untuk Prancis, Andorra dan Monako. Selanjutnya Kedubes menyerahkan kepada Kemenlu melalui Dirjen Kerjasama Multilateral untuk kemudian diserahkan kepada Kemdikbud melalui Dirjen Kebudayaan.

Prosesi penyerahan tersebut berlangsung Selasa, (17/9/2019) pukul 16.00 WIB di Restoran Bungairampai, Menteng, Jakarta Pusat. Hadir dalam acara tersebut diantaranya Dirjen Kerja Sama Multilateral Kemlu, Febrian Alphyanto Ruddyard, Dirjen Kebudayaan Kemdikbud: Hilmar Farid, Ketua Harian Komite Nasional Indonesia Untuk UNESCO : Prof. Arief Rachman, Direktur Sosbud dan OINB Kemlu Kamapradipta Isnomo selaku moderator

Baca Juga :  APPI: Copot dan Penjarakan Ketua KPU Halmahera Selatan

“Tambang batu bara ini dibentuk pada paruh kedua abad 19 sampai paruh pertama abad 20. Ada beberapa nilai khas dimana teknologi ilmu pertambangan dipadukan dengan kearifan lokal,” kata Febrian

Selain itu, situs ini juga menunjukkan contoh rangkaian kombinasi teknologi dalam suatu lanskap kota pertambangan yang dirancang untuk efisiensi sejak tahap ekstraksi batu bara, pengolahan, dan transportasi—sebagaimana yang ditunjukkan dalam organisasi perusahaan, pembagian pekerja, sekolah pertambangan, serta penataan kota pertambangan yang dihuni oleh sekitar 7.000 penduduk.

“Jadi cukup luar biasa. Ini adalah suatu peninggalan budaya yang harus kita lestarikan sebagai sebuah produk akulturasi budaya lokal dan budaya kolonial,” kata Febrian.

Kedepan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lewat Dirjen Kebudayaan akan mengenalkan lebih lanjut Sawahlunto dengan media film agar situs tersebut dapat semakin dikenal masyarakat.

Baca Juga :  Stop Adu Klaim, Jangan Benturkan Ummat Islam Dengan Aparat

Kita berharap, orang lebih mengenal Ombilin sebagai sebuah situs warisan dunia. Kami berharap dengan adanya film, pengunjung juga bertambah,” pungkas Hilmar Farid mewakili Kemdikbud. (RYO)

Loading...

Baca Juga