DETIKFAKTA.ID – Tahun 2025 akan menjadi tahun sibuk sekaligus membanggakan bagi dunia panahan di Jakarta Utara. Di bawah kepemimpinan Dimas, Ketua Umum Perpani Jakarta Utara, tiga kejuaraan bergengsi telah dipersiapkan untuk mendongkrak prestasi dan popularitas olahraga panahan, tidak hanya di kalangan atlet, tetapi juga di masyarakat umum.
Tiga kejuaraan tersebut antara lain Jakarta Utara Series, Kejurkot (Kejuaraan Kota), dan yang paling ditunggu-tunggu, Jakarta Utara Open di akhir tahun. Dimas menargetkan setiap event bisa diikuti oleh sedikitnya 300 atlet, khususnya untuk kejuaraan internal Jakarta Utara yang akan melibatkan sekitar 20 klub panahan lokal.
“Target kita minimal 300 atlet per event. Jakarta Utara punya sekitar 20 klub aktif, dan kita yakin bisa mencetak lebih banyak atlet berbakat,” jelas Dimas.di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (7/4/2025).
Jakarta Utara Open sendiri akan kembali menjadi magnet bagi atlet dari berbagai daerah. Tahun sebelumnya, peserta datang dari DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Kalimantan. Kejuaraan ini tidak hanya jadi ajang adu prestasi, tetapi juga ajang silaturahmi atlet nasional.
Tak hanya fokus pada prestasi, Dimas juga menyoroti pentingnya sosialisasi olahraga panahan kepada masyarakat. Perpani Jakarta Utara telah menyiapkan program “Archery Goes to School” sebagai upaya memperkenalkan panahan sejak dini di sekolah-sekolah.
“Panahan bukan cuma soal prestasi. Di dalamnya ada pelajaran disiplin, pengendalian emosi, fokus, dan ketekunan. Anak-anak belajar merakit alat sendiri, menjaga ritme latihan, dan tetap tenang saat bertanding. Ini olahraga yang luar biasa untuk pendidikan mental,” ungkapnya.
Dimas juga bangga dengan prestasi atlet Jakarta Utara yang telah menorehkan medali di Kejurnas Junior di Batam dan PON Aceh-Medan. Hal ini, katanya, menjadi bukti bahwa panahan Jakarta Utara punya potensi besar untuk bersinar di tingkat nasional, bahkan internasional.
Dengan dukungan penuh dari Kemenpora dan masuknya Indonesia dalam 10 besar dunia untuk prestasi panahan, Dimas optimistis panahan bisa menjadi olahraga unggulan di Jakarta Utara.
“Ini saatnya kita tunjukkan bahwa Jakarta Utara bukan hanya punya semangat, tapi juga kualitas,” tutup Dimas dengan penuh semangat. (ANW)






