oleh

Gara-gara Kebohongan Ratna Sarumpaet, Prabowo-Sandi dan Beberapa Tokoh Nasional Dilaporkan Kepolisi

LeaderBoard_700x120

DETIKFAKTA — Jakarta Ratna Sarumpaet telah membuat kebohongan besar soal penganiayaan dirinya yang mengakibatkan luka lebam di wajahnya. Ratna mengakui bahwa dirinya adalah pencipta berita bohong alias hoax yang handal.

Pernyataan Ratna tersebut telah mematahkan kabar bahwa dia dianiaya di Bandung pada tanggal 21 September 2018. Polisi sebelumnya menyatakan, bahwa Ratna pada tanggal 21 September ke RS Bina Estetika di Jakarta dan bukan di Bandung.

Sambil menahan tangis, aktivis senior yang telah berusia 70 tahun ini meminta maaf kepada semua pihak, termasuk kepada pihak yang selama ini dikritiknya. Ratna mengaku telah berbohong soal penganiayaan dirinya saat bertemu dengan sejumlah orang, di antaranya Prabowo Subianto, Fadli Zon, Amien Rais dan tokoh nasional lainnya.

“Saya juga meminta maaf kepada semua pihak yang selama ini mungkin dengan suara keras saya kritik dan kali ini berbalik ke saya, kali ini saya pencipta hoax terbaik ternyata, menghebohkan semua negeri”.

pernyataan dan permohonan maaf tersebut disampaikan Ratna dalam jumpa pers di kediamannya, Jl Kampung Melayu Kecil V/24, Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (03/10/2018).

“Tanggal 21 saya mendatangi rumah sakit khusus bedah menemui dokter Sidik, ahli bedah plastik. Kedatangan saya ke situ karena kami sepakat beliau akan menyedot lemak di kiri-kanan saya,” Pungkas Ratna.

Ratna juga menyatakan, kebohongan yang dibuat berawal hanya untuk mencari alasan kepada anak-anaknya. Karena kebohongannya, Ratna meminta maaf kepada Prabowo yang sudah membelanya.

Akibat kebohongan Ratna, akhirnya banyak para tokoh nasional yang menjadi korban dan ikut menyebarkan serta membuat pernyataan-pernyataan atas kebohongan Ratna Sarumpaet tersebut. Sehingga para tokoh nasional yang menjadi korban kebohongan Ratna saat ini telah dilaporkan oleh Farhat Abbas ke Polda Metro Jaya.

Diantara para tokoh nasional yang dilaporkan adalah Capres Prabowo Subianto, Cawapres Sandiaga S. Uno, Fadli Zon, Rachel Maryam, Rizal Ramli, Nanik S. Deang, Ferdinand Hutahaen, Arief Puyono, Natalius Pigai, Fahira Idris, Habiburokhman, Hanum Rais, Said Didu, Egi Sudjana, Captain Firdaus, Danhil Azhar Simanjuntak.

Selain itu Tim Hukum dan Advokasi Rumah SandiUno Indonesia (RSI), menyatakan siap untuk mendampingi Bang Sandiaga Salahudin Uno untuk melaporkan Ratna Sarumpaet ke Polisi terkait “Pembohongan kepada Prabowo-Sandi mengenai penganiayaan terhadap dirinya yang mengakibatkan luka lebam. (ANW).

LeaderBoard_700x120
Loading...

Baca Juga