oleh

Diduga Monopoli Parkir, KPPU Akan Tindak Tegas OVO

DETIKFAKTA.ID – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akan memeriksa aplikasi OVO terkait adanya laporan masyarakat tentang dugaan monopoli parkir. Mereka mengeluhkan kendala dalam pembayaran parkir di sejumlah gedung yang dikelola Lippo Group.

“Ada laporan masyarakat terkait kendala ketika keluar dari Rumah Sakit Siloam dan sejumlah gedung yang dikelola Lippo Group,” ujar Devi M selaku investigator KPPU dalam konpres di Jakarta, Sinin (26/9/2019).

Hal ini dikarenakan hanya OVO yang dijadikan alat pembayaran parkir di gedung yang dikelola Lippo Group. Pemeriksaan dilakukan terhadap Sky Parking selaku pengelola jasa perparkiran.

KPPU mengaku telah memanggil pihak terkait untuk memberikan keterangan masalah monopoli parkir. Dari pemeriksaan yang dilakukan, didapati kronologis dari awal 2018 sampai sekarang yang menjadikan OVO alat pembayaran tunggal.

“Kami telah memanggil berbagai pihak diantaranya pengelola gedung, Sky Parking dan Lippo gedung. Dari hasil undangan didapati bahwa 2015 awalnya pembayaran ada dua opsi, tunai dan Flazz BCA,” ucapnya.

Baca Juga :  The Lippo Way Membongkar Kejahatan Korporasi Lippo Group (Video)

Ia menambahkan, OVO berdalih melakukan pembayaran melalui aplikasi untuk mendukung program pemerintah gerakan non tunai.

“Saat 2017 OVO berdiri, opsi pembayaran tunai dan cashlessnya OVO. Tahun 2018 barulah hanya OVO. Mereka beralasan mendukung program pemerintah gerakan non tunai,” tambahnya. (RYO)

Loading...

Baca Juga