oleh

Jembatan Gantung Mandomai Diduga Dibangun Asal Jadi

DETIKFAKTA.ID – Pembangunan jembatan gantung di KM 4 Anjir Kalampan di Mandomai Kecamatan Kapuas Barat kabupaten Kapuas diduga tidak melakukan studi kelayakan dari sudut kebiasaan masyarakatnya.

Hal ini diungkapkan Legislator dari dapil II meliputi Kecamatan Kapuas Barat,  Basarang dan Mantangai, Pree Buben. Ia menyayangkan pembangunan jembatan gantung tersebut tidak melihat sisi fungsi efek. Khususnya pengguna taransportasi sungai.

“Masyarakan Kapuas dalam berbagai kegiatan kendati infrastruktur jalan cukup memadai. Namun sebagian masih menggunakan jalur sungai. Untuk aktifitas niaga menggunakan kapal” ujar Pree Buben melalui telpon selulernya, Rabu (25/12/2019).

Lanjutnya, ketika melintas baik menuju ke Kabupaten Pulang Pisau maupun ke sungai Mantangai di Mandomai. Dimana kapal armada perdagangan tidak bisa melintas dibawah jembatan tersebut.

“Sungai anjir Kalampan masih wilayah pasang surut. Dan meskipun kondisi surut tetap saja tidak bisa melintas dibawah jembatan tersebut,” jelas anggota Dewan dari Fraksi Golkar ini.

Baca Juga :  Garuda Sakti Akan Gelar Aksi Seribu Surat Untuk Presiden

Seharusnya,  lanjut Buben sapaan akrab legislator ini, disaat pembuatan perencanaan harus melakukan studi berbagai efek dari manfaat bangunan tersebut. Termasuk ketinggian jembatan dari kondisi air paling tinggi akibat air pasang.

Memang dengan pembangunan jembatan gantung tersebut bisa memberikan mafaat bagi masyarajat sekitar, guna akses penyeberangan. Namun perlu juga dipahami manfaat lain, seperti penggunaan tranfortasi sungai jenis kapal jangan sampai terganggu.

“Masyarakat kita sangat membutuhkan pembangunan, kita tetap berika apresiasi diberikan anggaran pembangunan jembatan gantung tersebut,  namun alangkah bagusnya lagi pembangunan jembatan gantung tersebut tidak menghambat pengguna Tranfortasi sungai jenis kapal” pungkas Buben. (HER)

Loading...

Baca Juga