oleh

UI Kembangkan Daun Kelor Jadi Obat dan Pangan Alternatif

DETIKFAKTA.ID – Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) mengembangkan daun kelor sebagai obat-obatan dan pangan alternatif. Pada pengembangan ini, FTUI bekerja sama dengan Pondok Pesantren Darussalam Bogor.

“Tema besar PKM kali ini adalah IPTEKs untuk Pemberdayaan Masyarakat. Adapun sub-temanya adalah “Budidaya Tanaman Kelor untuk Home-industry Obat-obatan dan Pangan Lokal Berbasis Teknologi Sederhana dan Ramah Lingkungan,” ujar Ali Achmudi, Pengasuh pesantren Darussalam di Bogor, Minggu (10/11/2019)

PKM sendiri merupakan singkatan dari Pengabdian Kepada Masyarakat. Program tersebut sebagai penerapan tridharma perguruan tinggi. Dr Chairul Hudaya, Ketua Program Studi Magister Teknik Sistem Energi FTUI turut hadir dalam acara tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini Pesantren Darussalam kedatangan Dr Chairul Hudaya, Ketua Program Studi Magister Teknik Sistem Energi FT UI dalam rangka Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Indonesia,” tuturnya.

Baca Juga :  Universitas Binawan Cegah Stunting di Karawang Dengan Kelor dan Jambu

Acara ditutup dengan ramah-tamah antara pihak UI dan pesantren. Para undangan dipersilahkan menyantap hidangan berupa produk olahan daun kelor dan lele yang telah dikembangkan teknologi pengolahan nya.

‘Mangga (silakan) para dosen UI yang lain untuk mampir menikmati segarnya sayur daun kelor, hangatnya teh daun kelor, serta lezatnya abon lele, kripik ekor dan sirip lele saerta pecak lele yang sungguh nikmat,” pungkasnya. (RYO)

Loading...

Baca Juga