DETIKFAKTA.ID– Suasana rapat Paguyuban RW se-Semper Barat kali ini terasa berbeda. Kehadiran Lurah baru Semper Barat, Riswinanto—akrab disapa Alex—membawa semangat baru bagi warga dan para pengurus wilayah.
Dalam pertemuan yang juga dihadiri oleh H. Dali Madali selaku tokoh masyarakat serta Arief, Ketua FKDM Semper Barat, seluruh elemen wilayah tampak kompak memberikan dukungan bagi lurah baru dalam memimpin Semper Barat ke arah yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Lurah Alex menegaskan komitmennya untuk bekerja sama secara terbuka dan aktif.
“Saya akan siap berkoordinasi dengan para RW, Dewan Kota, dan seluruh stakeholder dalam menjalankan tugas sebagai Lurah Semper Barat. Bantu saya, ya,” ujarnya disambut tepuk tangan hangat peserta rapat. Jumat malam, di pelataran RW 08 , Sempet Barat, Cilincing Jakarta Utara (7/11/2025).
Semangat kolaboratif itu turut mendapat apresiasi dari Epriyanto, Dewan Kota Jakarta Utara perwakilan Cilincing, yang menegaskan pentingnya paguyuban sebagai wadah sinergi nyata.
“Paguyuban ini bukan sekadar kumpul-kumpul. Harus ada tujuan yang sama dan hasil yang baik. Dan hari ini saya rasakan suasananya berbeda, karena kita punya lurah baru,” ujar Epriyanto.
Ia menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti setiap masukan warga dengan langkah cepat dan terukur.
“Mulai besok, hal-hal terkait sumber daya air akan saya komunikasikan dengan Kasudin dan Kasatpel SDA. Masalah keamanan juga akan kami bawa ke pihak kepolisian, karena banyak keluhan dari warga. Kami di Dewan Kota siap bersinergi dengan lurah baru demi kemajuan dan keamanan wilayah Semper Barat,” tegasnya.
Dari sisi warga, Teguh Basuki, Sekretaris Paguyuban RW se-Semper Barat, menyoroti pentingnya peningkatan keamanan dan percepatan pembangunan yang masih belum merata.
“Keamanan itu sangat diperlukan, apalagi sering terjadi tawuran dan curanmor. Kami harap bisa lebih diperketat. Untuk RW05, masih banyak pembangunan yang belum tersentuh, padahal sudah diajukan berkali-kali di Musrenbang,” ujarnya.
Senada dengan itu, Karniadi, Ketua RW 08 sekaligus tuan rumah rapat, berharap momentum pertemuan ini menjadi awal sinergi nyata.
“Kami ingin apa yang menjadi keluhan di tiap RW bisa ditindaklanjuti. Keamanan dan pembangunan harus jadi prioritas bersama,” katanya.
Kehadiran para tokoh masyarakat seperti H. Dali Madali dan Ketua FKDM Arief menambah bobot kebersamaan malam itu. Diskusi berlangsung hangat, penuh harapan, dan mencerminkan tekad kuat seluruh elemen masyarakat untuk membawa Semper Barat menjadi wilayah yang aman, tertata, dan maju.
Kini, publik menantikan: mampukah kolaborasi antara lurah baru, dewan kota, FKDM, dan paguyuban RW menjawab tantangan nyata di Semper Barat? (ANW)






